Kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh berperan sangat penting sebagai bahan bakar utama untuk segala aktivitas sel dan organ kita, terutama otak. Kadar ini dipengaruhi oleh asupan nutrisi dari makanan atau minuman (khususnya karbohidrat), serta jumlah dan kepekaan sel-sel tubuh terhadap hormon insulin.
Menjaga gula darah tetap stabil adalah kunci kesehatan yang optimal. Kadar gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Jika kadar gula darah meleset dari batas normal—baik itu melonjak drastis maupun turun drastis—tubuh akan memunculkan berbagai komplikasi penyakit yang tidak diinginkan, seperti:
Banyak orang yang bingung membedakan nilai normal gula darah karena angkanya bergantung pada kapan pemeriksaan itu dilakukan. Agar tidak keliru, berikut adalah patokan batas kadar gula darah berdasarkan pedoman medis standar untuk orang dewasa (bukan ibu hamil):
(Catatan: Gula Darah Puasa mengharuskan pasien berpuasa tidak makan/minum manis selama 8-10 jam sebelum tes).
Untuk memantau apakah kadar gula darahmu masuk dalam batas normal atau tidak, ada dua cara pemeriksaan yang paling sering dilakukan:
Ini adalah cara pemeriksaan gula darah yang paling mudah dan praktis. Pemeriksaan ini bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu berpuasa atau mempertimbangkan kapan terakhir kali kamu makan.
Pemeriksaan ini bisa kamu lakukan sendiri di rumah menggunakan alat cek gula darah portabel (Glucometer). Alat ini sangat mudah ditemukan di pasaran, seperti merek Easy Touch atau Gluco Dr. Hanya dengan setetes darah dari ujung jari, hasilnya bisa langsung keluar dalam hitungan detik!
Berbeda dengan GDS yang hanya memotret gula darah pada detik itu saja, tes HbA1c adalah tes darah laboratorium yang mengukur rata-rata kadar gula darah selama 2 hingga 3 bulan terakhir.
Tes ini bekerja dengan mengukur persentase glukosa yang menempel pada hemoglobin (protein pembawa oksigen dalam sel darah merah). Semakin tinggi angka persentase HbA1c (misalnya di atas 6,5%), semakin tinggi pula rata-rata tingkat gula darahmu selama 3 bulan ke belakang. Pemeriksaan ini merupakan standar emas (gold standard) untuk mendiagnosis dan mengontrol terapi Diabetes di rumah sakit atau laboratorium klinik.
Itu dia penjelasan lengkap mengenai batas kadar gula darah normal dalam tubuh dan cara pemeriksaannya. Pastikan untuk selalu menjaga gula darahmu pada batas aman dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, dan istirahat yang cukup.
[p]([Bagi kamu yang sedang menempuh pendidikan kedokteran atau sekadar ingin sedia alat kesehatan di rumah, pastikan kamu memiliki alat cek gula darah mandiri yang akurat. [Cek alat-alat pemeriksaan kualitas medis (Glucometer, strip isi ulang, dan lanset) di@MEDTOOLS.ID
atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!])Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
#DuniaKedokteran #PrepareADoctor
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (n.d.). Jenis Pemeriksaan Kesehatan Berkala Untuk Cek Kondisi Tubuh Anda. Ayo Sehat Kemkes. Diakses dari https://ayosehat.kemkes.go.id/jenis-pemeriksaan-kesehatan-berkala-untuk-cek-kondisi-tubuh-anda-#:~:text=Kadar%20Gula%20Darah%20yang%20normal,tingkat%2070%2D100%20mg%2FdL
Hello Sehat. (n.d.). Cek Gula Darah. Diakses dari https://hellosehat.com/diabetes/cek-gula-darah/
PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.