Waspada Penyakit Degeneratif: Cara Skrining Mandiri Menggunakan Easy Touch GCU
Andika Chris Ardiansyah
12 March 2026
Clinical Science
Apakah Kamu memiliki orang terdekat berusia 35–40 tahun atau lebih? Memasuki usia tersebut, risiko terkena penyakit degeneratif meningkat secara signifikan. Penyakit ini terjadi karena penurunan fungsi jaringan dan organ tubuh seiring pertambahan usia yang diperparah oleh gaya hidup tidak sehat.
Yuk, kenali lebih dalam apa saja jenis penyakitnya dan bagaimana cara melakukan deteksi dini (skrining) secara praktis di rumah!
Penyakit Degeneratif yang Sering Terjadi
Gaya hidup seperti sering mengonsumsi makanan berminyak, minuman manis, dan kurang berolahraga adalah pemicu utama. Berikut beberapa kondisi yang wajib diwaspadai:
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi): Kondisi saat tekanan darah sistolik >140 mmHg atau diastolik >90 mmHg. Gejalanya meliputi sakit kepala, pusing, jantung berdebar, hingga rasa sakit di dada.
Diabetes Melitus: Gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya gula darah. Waspadai gejala "3P" (Polifagi, Polidipsi, Poliuri) atau mudah lapar, sering haus, dan sering buang air kecil, terutama di malam hari.
Hiperlipidemia & Hiperkolesterolemia: Ketidakseimbangan kadar lemak/kolesterol dalam darah. Kondisi ini sering kali tanpa gejala (silent killer), namun pada kasus berat bisa muncul benjolan lemak (xanthoma) atau lingkaran putih pada kornea mata (arcus senilis).
Asam Urat (Gout): Penumpukan kristal asam urat yang menyebabkan nyeri sendi hebat, bengkak, dan rasa panas, terutama pada area ibu jari kaki atau pergelangan tangan.
Skrining Praktis Menggunakan Easy Touch GCU
Untuk memantau kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara rutin tanpa harus sering ke laboratorium, Kamu bisa menggunakan alat Easy Touch GCU. Alat ini dirancang 3-in-1 agar pemakaiannya praktis dan akurat.
Langkah-Langkah Penggunaan:
Persiapan: Pasang baterai dan nyalakan alat. Pastikan layar menampilkan format tanggal yang benar.
Pasang Chip: Masukkan chip kode yang sesuai ke bagian belakang alat (setiap parameter memiliki chip sendiri). Hijau: Gula Darah (Glucose) Biru: Kolesterol (Cholesterol) Kuning: Asam Urat (Uric Acid)
Masukkan Strip: Masukkan strip pemeriksaan ke bagian atas alat sesuai warna chip yang dipasang. Layar akan menampilkan kode chip dan gambar tetes darah yang berkedip.
Ambil Sampel: Gunakan lancing device untuk mengambil setetes darah, lalu aplikasikan pada ujung strip (biarkan strip menyerap darah secara otomatis)
.Baca Hasil: Tunggu beberapa detik hingga hasil muncul pada layar.z
Kesimpulan
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan melakukan skrining mandiri secara berkala, Kamu bisa membantu orang terdekat mendeteksi dini risiko penyakit degeneratif sebelum terjadi komplikasi yang lebih berat seperti stroke atau penyakit jantung.
Dapatkan alat Easy Touch GCU yang original dan bergaransi resmi di @MEDTOOLS.STORE atau klik link di bawah ini untuk konsultasi lebih lanjut!
Bickley, L. S., Szilagyi, P. G., & Hoffman, R. M. (2021). Bates' Guide to Physical Examination and History Taking (13th ed.). Wolters Kluwer.
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology (14th ed.). Elsevier
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Pengelolaan Penyakit Tidak Menular dan Degeneratif. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Katzung, B. G., & Trevor, A. J. (2020). Basic & Clinical Pharmacology (15th ed.). McGraw-Hill Education.
Paulsen, F., & Waschke, J. (2018). Sobotta Atlas of Human Anatomy (16th ed.). Elsevier.