Perlengkapan Kedokteran

Perbedaan Alat Cek Darah Merk Autocheck dan Easytouch

Perbedaan Alat Cek Darah Merk Autocheck dan Easytouch
Ketika kamu aktif di organisasi Fakultas Kedokteran (BEM, AMSA, CIMSA, TBM, dll), salah satu program kerja unggulan yang pasti akan kamu jalani adalah Bakti Sosial (Baksos). Dalam kegiatan ini, pos pemeriksaan kesehatan dasar adalah primadonanya. Kamu akan dihadapkan pada ratusan warga yang ingin mengecek kadar Gula darah, Kolesterol, dan Asam urat (GCU).
Untuk melancarkan kegiatan ini, panitia wajib menyiapkan alcohol swab, handscoon (sarung tangan medis), blood lancet, dan tentunya "senjata utama" kita: Alat Cek Darah 3-in-1.
Di pasaran, ada dua merk alat cek darah GCU yang paling populer dan sering menjadi perdebatan di kalangan mahasiswa kedokteran: Autocheck 3in1 dan Easytouch GCU. Keduanya sama-sama bisa mengecek 3 parameter, namun mana yang lebih cocok untuk kepanitiaanmu? Yuk, kita bedah perbedaannya!

 

[heading:2:justify]([1. Autocheck 3in1: Sang Juara Higienitas dan Kecepatan])
Autocheck dikenal dengan desainnya yang modern dan fitur keamanan ekstra, sangat cocok untuk pemeriksaan massal yang serba cepat.
  • Kecepatan Tes: Autocheck sangat ngebut. Alat ini mampu membaca hasil tes gula darah hanya dalam waktu 5 detik. Ini sangat krusial untuk mencegah antrean panjang saat Baksos.
  • Volume Sampel Sedikit: Hanya memerlukan sekitar 0,5 mikroliter darah. Artinya, tusukan lancet tidak perlu terlalu dalam, sehingga lebih nyaman dan minim rasa sakit bagi pasien lansia.
  • Fitur Strip Ejector: Ini adalah fitur jawaranya! Autocheck dilengkapi tombol eject untuk melontarkan strip bekas pakai langsung ke tempat sampah medis (safety box). Kamu tidak perlu menyentuh strip yang berlumuran darah, sehingga jauh lebih higienis dan aman dari risiko infeksi.
  • Kekurangan: Menggunakan baterai kancing pipih (jenis CR2032). Jika baterai habis di tengah desa saat Baksos, kamu mungkin akan sedikit kesulitan mencari penggantinya di warung biasa.
[heading:2:justify]([2. Easytouch GCU: Si Klasik yang Praktis dan Tangguh])
Easytouch adalah merk "legendaris" yang paling sering diwariskan dari kakak tingkat karena ketangguhan dan kemudahannya.
  • Kemudahan Operasional: Dirancang dengan antarmuka yang sangat user-friendly dan layar yang cukup besar. Sangat bersahabat bagi mahasiswa preklinik yang baru pertama kali memegang alat cek darah.
  • Ketersediaan Strip yang Melimpah: Keunggulan utama Easytouch adalah ketersediaan refill strip-nya. Kamu bisa menemukan strip Easytouch di hampir seluruh apotek dan toko alat kesehatan dengan harga yang relatif terjangkau.
  • Baterai Standar: Menggunakan baterai ukuran AAA (baterai remote TV). Sangat mudah ditemukan di minimarket atau warung terdekat jika alat tiba-tiba mati saat Baksos.
  • Kekurangan: Waktu pembacaannya sedikit lebih lama (misalnya, butuh waktu sekitar 20 detik untuk membaca asam urat). Selain itu, kamu harus mencabut strip bekas secara manual karena tidak ada tombol ejector.

 

[heading:2:justify]([Kesimpulan & Rekomendasi])
Kedua alat ini memiliki keunggulannya masing-masing. Pilihan akhir bisa disesuaikan dengan prioritas kepanitiaanmu:
  • Pilih Autocheck 3in1 jika: Prioritas utama panitia adalah higienitas (agar tidak tertular blood-borne disease) dan kecepatan untuk mengurai antrean panjang. Jangan lupa siapkan stok baterai CR2032 cadangan!
  • Pilih Easytouch GCU jika: Prioritas utama panitia adalah kemudahan logistik (strip gampang dicari kapan saja) dan kemudahan baterai. Cocok untuk baksos jangka panjang di daerah terpencil.
Sebagai mahasiswa kedokteran, jangan lupa untuk terus melatih skill prick (menusuk jari) dan kalibrasi alat sebelum hari-H Baksos tiba agar pasien tidak kesakitan.

 

Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim

 

[heading:4:justify]([Daftar Pustaka:])
Medicalogy. (2020). Review & Perbedaan Alat Cek Gula Darah di Pasaran.
Galeri Medika. (2021). Perbandingan Alat Cek Darah 3in1 BeneCheck, AutoCheck, dan EasyTouch.

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!