OSCE Preparation

Alat-Alat yang Dibutuhkan Untuk Skill Lab Sirkumsisi

Alat-Alat yang Dibutuhkan Untuk Skill Lab Sirkumsisi
Siapa di sini yang sebentar lagi akan masuk ke blok atau materi Sirkumsisi? Sirkumsisi, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai khitan/sunat, pada dasarnya adalah prosedur pemotongan sebagian hingga seluruh preputium penis agar glans penis dan corona radiata terlihat jelas.
Lipatan kulit yang menutupi ujung penis disebut preputium. Di area ini terdapat kelenjar yang mensekresikan smegma. Sayangnya, smegma merupakan media yang sangat baik bagi perkembangan bakteri jika higienitasnya tidak dijaga. Salah satu cara medis untuk mengatasi masalah infeksi dan inflamasi berulang adalah dengan sirkumsisi.
Agar latihan skill lab Kamu berjalan lancar, yuk kenali alat-alat apa saja yang dibutuhkan untuk prosedur ini!
1. Sirkumsisi Set (Minor Surgery Kit) 
Ini adalah sekumpulan instrumen dasar bedah minor yang digunakan selama prosedur. Satu set biasanya terdiri dari:
  • Operating Scissor (11.5cm & 14cm): Gunting bedah lurus dan melengkung untuk memotong jaringan.
  • Haemostatic Forceps Pean (14cm): Digunakan untuk menjepit pembuluh darah guna menghentikan perdarahan (hemostasis).
  • Mosquito Forceps (12.5cm lurus/lengkung): Untuk menjepit jaringan kecil atau pembuluh darah kapiler.
  • Needle Holder (14cm): Pemegang jarum saat proses penjahitan (hecting).
  • Tissue Forceps (Chirurgis): Pinset dengan gigi (1x2 teeth) untuk memegang jaringan kulit.
  • Dressing Forceps (Anatomis): Pinset tanpa gigi untuk memegang kasa atau jaringan halus.
  • Scalpel Handle no. 3 & Surgical Blades: Gagang dan pisau bedah untuk membuat insisi.
  • Lister Bandage Scissors: Gunting khusus untuk memotong perban/plester tanpa melukai kulit.
  • Tray Instrument: Wadah steril untuk menata semua alat di atas.

 

2. Alat Anestesi (Spuit) 
Kamu membutuhkan spuit ukuran 1 cc atau 3 cc yang digunakan untuk menyuntikkan agen anestesi lokal (biasanya Lidocaine) pada bagian pangkal penis (blok saraf) maupun area infiltrasi.

 

3. Benang dan Jarum Jahit (Catgut Chromic) 
Penjahitan pada sirkumsisi memerlukan benang yang dapat diserap oleh tubuh (absorbable), karena tidak mungkin dilakukan pengangkatan jahitan pada area sensitif tersebut. Gunakan jenis Catgut Chromic agar luka menyatu dengan baik tanpa perlu lepas jahitan manual.

 

 

4. Duk Steril (Duk Bolong) 
Untuk menjaga kesterilan area tindakan dan membatasi lapangan pandang operasi, Kamu memerlukan duk bolong. Alat ini memastikan hanya area penis yang terlihat sementara area sekitarnya tertutup kain steril.

 

 

5. Kasa Steril dan Plester 
Setelah proses pemotongan dan penjahitan selesai, Kamu membutuhkan kasa steril sebagai penutup luka dan plester untuk memfiksasi balutan agar luka tetap kering dan terlindungi dari kotoran.

 

6. Handscoon (Sarung Tangan Steril) 
Jangan lupa prosedur aseptik! Menggunakan handscoon bedah yang pas di tangan akan membantu Kamu menjaga kesterilan tindakan sekaligus melindungi diri dari paparan cairan tubuh.

 

7. Manekin Sirkumsisi 
Terakhir, sebagai media latihan di kampus, Kamu membutuhkan manekin khusus sirkumsisi. Dengan manekin, Kamu bisa berlatih teknik dorsumsisi atau guillotine berkali-kali sampai mahir sebelum nantinya terjun ke pasien asli.

 

Kesimpulan 
Itu dia daftar alat yang Kamu butuhkan untuk skill lab sirkumsisi. Pastikan Kamu menghafal nama dan fungsi setiap instrumen bedah agar tidak bingung saat ujian nanti. Semoga sukses ujiannya ya!
Ingin memiliki Sirkumsisi Set atau Manekin Latihan sendiri di rumah agar lebih mahir? Kamu bisa cek koleksi lengkapnya di 
@MEDTOOLS.STORE! atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

 

 

Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim

 

Daftar Pustaka
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology (14th ed.). Elsevier.
Katzung, B. G., & Trevor, A. J. (2020). Basic & Clinical Pharmacology (15th ed.). McGraw-Hill Education.
Paulsen, F., & Waschke, J. (2018). Sobotta Atlas of Human Anatomy (16th ed.). Elsevier.
Purnomo, B. B. (2019). Dasar-Dasar Urologi (Edisi ke-4). Sagung Seto.
Rodwell, V. W., Bender, D. A., Botham, K. M., Kennelly, P. J., & Weil, P. A. (2018). Harper's Illustrated Biochemistry (31st ed.). McGraw-Hill Education.

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!