Mempelajari Elektrokardiogram (EKG) memang sering menjadi tantangan tersendiri bagi para mahasiswa kedokteran. Pasalnya, ada banyak gelombang, istilah medis, dan langkah-langkah sistematis yang harus dihafalkan. Namun, tenang saja! Mari kita pecah materinya pelan-pelan.
Langkah paling dasar dan wajib kamu kuasai saat membaca EKG adalah mengetahui Cara Menghitung Heart Rate (frekuensi denyut jantung). Sebelum masuk ke rumus perhitungannya, pastikan kamu sudah memahami nilai normal denyut jantung dan aturan pembacaan kertas EKG berikut ini.
Denyut jantung setiap rentang usia memiliki nilai normal yang berbeda. Berikut adalah panduan interpretasi heart rate dalam satuan beats per minute (bpm):
Frekuensi Denyut Nadi Normal Berdasarkan Kategori
Mesin EKG merekam aktivitas listrik jantung di atas kertas grid (kotak-kotak) khusus. Standar kecepatan kertas EKG yang digunakan di seluruh dunia adalah 25 mm per detik. Jika mesin menggunakan kecepatan yang berbeda, maka kalkulasi ritmenya juga harus disesuaikan.
Pada kertas EKG dengan kecepatan standar (25 mm/detik), nilai kotak-kotaknya adalah:
3 Cara Menghitung Heart Rate EKG
Ada beberapa metode yang bisa kamu gunakan untuk menghitung ritme jantung dari kertas EKG, tergantung pada apakah ritmenya teratur (reguler) atau tidak teratur (ireguler).Β
1. Rumus 300 (Untuk Ritme Reguler): HR = 300 / Jumlah Kotak Besar antara R-R
2. Rumus 1500 (Untuk Ritme Sangat Cepat / Takikardia): Jika ritmenya sangat cepat (jarak antar gelombang R sangat sempit) atau kamu membutuhkan hasil yang lebih presisi, gunakan perhitungan kotak kecil. Rumusnya adalah HR = 1500 / Jumlah Kotak Kecil antara R-R
3. Rumus "Strip 10 Detik" (Untuk Ritme Ireguler)
Jika jarak antar gelombang R tidak sama (misalnya pada kasus Atrial Fibrilasi), rumus 300 dan 1500 tidak bisa digunakan. Kamu harus menghitung jumlah total kompleks QRS (gelombang R) dalam 1 strip rekaman panjang (biasanya rekaman Lead II panjang berdurasi 10 detik).
Karena 1 menit adalah 60 detik, maka kalikan jumlah gelombang tersebut dengan 6.
Aturan 10 Detik (Untuk Ritme Ireguler):
HR = Jumlah Gelombang R dalam 10 detik x 6.
Itu dia cara-cara menghitung heart rate atau ritme jantung melalui kertas EKG. Ternyata perhitungannya cukup sistematis dan mudah dipahami, bukan? Kuncinya adalah terus berlatih membaca berbagai macam strip EKG agar matamu semakin terbiasa melihat interval gelombangnya.
Jika kamu suka dengan artikel rangkuman materi seperti ini, jangan lupa share ke teman-teman seperjuanganmu, ya! Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
penulis: Andika Chris Ardiansyah
#DuniaKedokteran #PrepareADoctor
Accardi, A., Miller, R., & Holmes, J. (2002). Enhanced diagnosis of narrow complex tachycardias with increased electrocardiograph speed. The Journal of Emergency Medicine, 22(2), 123-126.
Media Perawat. (n.d.). 3 Cara Menghitung Frekuensi Jantung (Heart Rate). Diakses dari https://mediaperawat.id/3-cara-menghitung-frekuensi-jantung-heart-rate/
Nerslicious. (n.d.). Heart Rate EKG. Diakses dari https://www.nerslicious.com/heart-rate-ekg/