Mengenal Jenis Scalpel Handle dan Pasangan Surgical Blade-nya
Andika Chris Ardiansyah
17 March 2026
Perlengkapan Kedokteran
Scalpel Handle dan Surgical Blade adalah dua instrumen fundamental dalam minor set yang akan sangat sering kamu gunakan saat melakukan tindakan pembedahan (insisi/eksisi) maupun mendampingi proses perawatan luka (hecting).
Meskipun terlihat sederhana, alat ini terdiri dari dua bagian terpisah yang memiliki fungsi krusial:
Scalpel Handle (Gagang Pisau Bedah): Merupakan alat pemegang berbahan baja tahan karat (stainless steel) yang kuat, awet, dan dapat disterilisasi ulang (reusable). Gagang ini didesain ergonomis agar dokter bisa mengontrol kedalaman dan arah sayatan dengan stabil.
Surgical Blade (Mata Pisau Bedah): Merupakan bagian tajam sekali pakai (disposable) yang dipasang pada ujung handle. Terbuat dari baja karbon murni berkualitas tinggi (berstandar medis) dan memiliki berbagai macam bentuk serta ukuran ujung (nomor) sesuai dengan jenis jaringan yang akan disayat.
Aturan Emas: Tidak semua blade bisa dipasang di sembarang handle. Kamu wajib tahu pasangannya!
Panduan Ukuran Scalpel Handle dan Surgical Blade
Secara umum, Handle No. 3 digunakan untuk blade berukuran kecil (seri belasan) untuk sayatan presisi/superfisial, sedangkan Handle No. 4 digunakan untuk blade berukuran besar (seri puluhan) untuk sayatan tebal/dalam.
Berikut adalah rincian jenis blade beserta fungsinya berdasarkan handle pasangannya:
1. Pisau Bedah untuk Scalpel Handle No. 3 (Sayatan Kecil & Presisi)
Daftar Nomor & Fungsi Mata Pisau Bedah
No. 10 (Paling Umum)
Bentuk: Tepi potong melengkung besar.
Kegunaan: Standar emas untuk insisi lurus pada kulit dan jaringan bawah kulit (subkutan) dalam bedah minor umum.
No. 11
Bentuk: Segitiga meruncing dan sangat tajam.
Kegunaan: Khusus untuk insisi tusuk (stab incision), seperti menusuk abses (bisul bernanah) untuk prosedur drainase.
No. 11P
Bentuk: Varian No. 11 yang lebih panjang dan tipis.
Kegunaan: Memberikan kontrol yang lebih presisi untuk sayatan tusuk yang letaknya agak dalam.
No. 12 / 12D
Bentuk: Melengkung ke dalam seperti sabit (sickle).
Kegunaan: Memudahkan pemotongan benang saat angkat jahitan (suture removal) serta prosedur di area sempit seperti bedah mulut dan THT. Seri 12D memiliki dua sisi tajam.
No. 15 (Sangat Umum)
Bentuk: Versi mini dari No. 10.
Kegunaan: Pilihan utama untuk sayatan pendek dengan presisi tinggi, seperti pengangkatan kista kecil, bedah wajah (estetik), atau bedah pada anak.
No. 6, 9, 13, 14, 16
Bentuk: Pisau mikro dengan ujung bervariasi (tajam/bulat).
Kegunaan: Digunakan secara spesifik dalam bedah mikro, bedah plastik, operasi mata, atau bedah saraf.
2. Pisau Bedah untuk Scalpel Handle No. 4 (Sayatan Besar & Dalam)Daftar Nomor & Fungsi Mata Pisau Bedah (Ukuran Besar)
No. 20
Bentuk: Versi raksasa dari No. 10 dengan ujung bulat lebar.
Kegunaan: Digunakan untuk membuat sayatan (insisi) yang besar dan panjang pada kulit yang tebal atau jaringan otot (umum pada bedah umum dan ortopedi).
No. 21, 22, 22A
Bentuk: Mirip No. 20 namun dimensinya lebih besar dan panjang.
Kegunaan: Andalan dalam pembedahan mayor seperti Laparotomi (pembedahan area perut). Seri 22A biasanya memiliki ujung yang sedikit lebih runcing untuk penetrasi awal.
No. 24, 25, 25A
Bentuk: Memiliki ujung yang sangat lebar dan bersudut tajam.
Kegunaan: Spesialis untuk memotong jaringan ikat yang sangat tebal dan keras seperti fasia pada prosedur bedah ortopedi.
No. 18, 19, 26, 27
Bentuk: Desain lebih memanjang dan ramping (sempit).
Kegunaan: Memberikan kontrol potong yang lebih stabil dan kuat saat menangani jaringan otot yang berada di lapisan dalam.
No. 36
Bentuk: Mata pisau yang lebar dengan tepi bulat yang kokoh.
Kegunaan: Dikhususkan untuk area bedah dengan lapisan jaringan yang sangat tebal dan masif.
3. Pengecualian Khusus
Blade No. 40: Didesain dengan pangkal universal yang bisa disisipkan pada Handle No. 3 maupun No. 4. Biasanya digunakan untuk bedah ortopedi berat.
Kesimpulan
Mengetahui pasangan handle dan blade adalah kompetensi dasar di ruang bedah. Ingat saja rumus sederhananya:
Handle No. 3 (Si Spesialis Presisi)
Pasangan Blade: Nomor 10, 11, 12, dan 15.
Kegunaan: Digunakan untuk bedah minor, bedah plastik/wajah, dan sayatan yang membutuhkan akurasi tinggi pada jaringan yang relatif tipis atau dangkal.
Handle No. 4 (Si Spesialis Jaringan Tebal)
Pasangan Blade: Nomor 20, 21, 22, 23, 24, dan 25.
Kegunaan: Digunakan untuk bedah mayor (seperti laparotomi), memotong jaringan yang tebal, otot perut, serta prosedur ortopedi.