Siapa di sini yang punya hobi olahraga kardio seperti berlari, bersepeda, atau bahkan berenang? Olahraga kardio (aerobik) memang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, memperbaiki pemanfaatan oksigen tubuh, serta menjaga tekanan darah tetap stabil.
Namun, di balik segudang manfaatnya, kardio merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup rawan memicu cedera, khususnya cedera lutut. Saat melakukan kardio dengan intensitas tinggi, kita rentan mengalami insiden kecil seperti keseleo atau salah tumpuan.
Selain karena kecelakaan saat berolahraga, lutut sakit juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi medis berikut:
Osteoarthritis adalah peradangan sendi yang disebabkan oleh kerusakan tulang rawan. Kondisi degeneratif ini (memburuk seiring bertambahnya usia) dapat menyerang berbagai sendi, termasuk lutut, pinggul, tulang belakang, dan jari tangan. Gejalanya meliputi nyeri, kemerahan, bengkak, dan rasa panas pada area lutut, yang bahkan bisa merubah bentuk serta ukuran sendi jika dibiarkan.
Tendinitis umumnya disebabkan oleh gerakan repetitif (berulang-ulang), seperti melompat pada atlet basket atau mengayun raket pada atlet tenis. Gerakan ini membuat tendon tertekan secara terus-menerus hingga meradang. Saat meradang, tendon akan terasa sangat sakit ketika otot digerakkan. Untuk membatasi pergerakan berlebih dan mencegah kerusakan lebih lanjut, kamu sangat disarankan menggunakan deker lutut (knee support).
Kondisi ini merupakan rasa nyeri di sekitar area tempurung lutut (patella). Sindrom ini paling sering diderita oleh para pelari (sering disebut runner's knee) akibat intensitas olahraga yang terlalu tinggi dan beban berlebih pada lutut. Bagi kamu yang baru mulai berolahraga, pastikan untuk memulainya secara bertahap—mulai dari jalan santai, jogging ringan, baru kemudian berlari—agar terhindar dari kondisi ini.
Jika kamu sedang mengalami salah satu dari ketiga kondisi di atas, kamu wajib menggunakan penyangga lutut (Knee Support). Alat ini berfungsi menstabilkan pergerakan lutut agar tidak bergerak di luar batas wajar, mencegah cedera bertambah parah, dan mempercepat proses pemulihan.
Medi sangat merekomendasikan salah satu knee support andalan para atlet, yaitu Family Dr. Knee Support. Penyangga lutut ini sangat praktis dan nyaman digunakan sendiri untuk memberikan dukungan maksimal pada otot dan sendi yang lemah.
Pastikan kamu selalu berhati-hati saat beraktivitas fisik. Jaga kesehatan sendi lututmu dengan melakukan pemanasan yang cukup, penuhi asupan makanan dan minuman berprotein tinggi untuk perbaikan sel otot, dan jangan lupa gunakan pelindung sendi yang tepat.
Ingin segera memulihkan nyeri lututmu? Dapatkan Family Dr. Knee Support original sekarang juga di @MEDTOOLS.CARE atau langsung klik link Whatsapp MEDTOOLS!
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Galeri Medika. (n.d.). Cara Menggunakan Penyangga Lutut untuk Pemulihan atau Olahraga. Diakses dari https://www.galerimedika.com/blog/cara-menggunakan-penyangga-lutut-untuk-pemulihan-atau-olahraga
Halodoc. (n.d.). Ketahui Penyebab Sakit Lutut Setelah Berolahraga. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-penyebab-sakit-lutut-setelah-berolahraga
KlikDokter. (n.d.). Penyebab Lutut Nyeri Saat Lari yang Mesti Diwaspadai. Diakses dari https://www.klikdokter.com/info-sehat/otot-sendi/penyebab-lutut-nyeri-saat-lari-yang-mesti-diwaspadai