4 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Latihan Bedah Sirkumsisi
dr. Stellon Salim, MKK
17 March 2026
OSCE Preparation
Sebagai mahasiswa preklinik (terutama yang sudah menginjak semester 6), pernah terbayangkan nggak sih kita akan melakukan sirkumsisi atau sunat ke pasien nantinya? Jika sebelumnya kita hanya latihan hecting (menjahit luka) di suture pad atau media dasar lainnya, sekarang saatnya upgrade level ke tindakan yang lebih kompleks. Apalagi untuk para laki-laki, membayangkannya mungkin sedikit bikin ngilu.
Tapi, kita harus berani mencobanya! Mumpung masih di tahap preklinik, kamu punya banyak jatah untuk mencoba dan salah di ruang skills lab sebelum nantinya terjun praktik langsung saat bakti sosial (baksos) ataupun koas.
Sebelum memulai latihan bedah sirkumsisi, ada beberapa aspek penting yang harus kamu perhatikan:
1. Pahami Teori Dasar Secara Matang
Sebelum menyentuh pisau bedah, pastikan kamu mencari tahu dan menguasai informasi tentang teori dasar sirkumsisi, mulai dari indikasi, metode, hingga komplikasi. Ada beberapa poin krusial yang harus selalu kamu ingat di luar kepala:
Kontraindikasi Mutlak: Hipospadia, hemofilia, dan diskrasia darah (kelainan pembekuan darah). Pasien dengan kondisi ini tidak boleh disirkumsisi di layanan primer/tanpa persiapan khusus.
Kontraindikasi Relatif: Infeksi akut pada penis dan daerah sekitarnya, Diabetes Melitus (DM) yang tidak terkontrol, dan infeksi umum lainnya.
Karakteristik Anestesi Prokain: Obat bius lokal ini bekerja selama rentang waktu 15β30 menit.
Karakteristik Anestesi Lidokain: Bekerja lebih lama, yakni sekitar 30β60 menit.
Konsentrasi Infiltrasi: Untuk sirkumsisi, biasanya digunakan larutan bius lokal dengan konsentrasi 0,50% hingga 2% (tanpa adrenalin/epinefrin untuk mencegah nekrosis jaringan). Durasi kerja obat bius ini akan menjadi patokan target waktu speed bedahmu nanti!
2. Kenali dan Siapkan Alat yang Digunakan (Minor Set)
Untuk melakukan simulasi yang baik, pastikan kamu mempunyai instrumen bedah minor yang lengkap. Berikut adalah alat-alat sirkumsisi yang wajib ada di dalam wadah stainless sterilmu:
Klem Kocher lurus
Needle Holder (Pemegang jarum)
Klem Mosquito
Klem Pean lurus
Klem Halstead lengkung
Pinset Anatomis
Pinset Jaringan (Sirurgis)
Gunting Mayo lurus / Gunting jaringan
Gunting Mayo lengkung
Gunting benang
Scalpel (Gagang pisau) dan Mata pisau bedah (Bistouri)
Jarum dan benang jahit plain catgut (jenis absorbable / dapat diserap tubuh)
3. Gunakan Media Latihan Bedah yang Realistis
Untuk latihan ini, pastikan kamu menggunakan media yang bentuk dan teksturnya semirip mungkin dengan anatomi aslinya. Kamu bisa menggunakan manekin sirkumsisi silikon khusus medis, atau jika mendesak, menggunakan media alternatif organik seperti sosis, pisang, atau terong.
Kenapa harus semirip mungkin? Jika kamu sudah terbiasa memegang, memotong, dan menjahit menggunakan manekin yang menyerupai anatomi asli, muscle memory (memori otot) kamu akan terbentuk. Hasilnya, kamu tidak akan mudah panik, tangan tidak gemetar, dan sudah terbiasa saat menghadapi pasien sungguhan nantinya.
4. Melatih Komunikasi dan Informed Consent
Selain melatih teknik motorik bedah, akan jauh lebih bagus jika kamu sekalian melatih soft skill komunikasi. Pahami prosedur medikolegal dan etika pasien. Cobalah melatih cara memberikan informasi (edukasi) yang jelas, menenangkan pasien yang ketakutan, dan meminta informed consent. Untuk latihan, kamu bisa menggunakan teman sejawat sebagai "pasien bohongan" (roleplay).
Kesimpulan
Itu dia 4 poin utama yang harus kamu perhatikan dan persiapkan sebelum melakukan latihan sirkumsisi. Pastikan kamu berlatih dengan serius agar saat praktik langsung, kamu bisa memberikan tindakan yang aman, cepat, dan estetik. Jangan lupa bagikan informasi ini ke teman-teman sejawatmu agar kelompok skills lab-mu makin kompak!
Ingin Latihan Makin Maksimal?
Alat-alat minor set sirkumsisi dan manekin sirkumsisi berkualitas klinis bisa kamu dapatkan di @medtools.store. Spesial buat kamu, pembelian melalui link di bawah ini akan mendapatkan diskon up to Rp 150 ribu! Kamu juga akan mendapatkan bonus media pembelajaran berupa e-book teori dan teknik bedah. Yuk, langsung cek dan checkout alat tempurmu!