Andika Chris Ardiansyah
18 March 2026
Alkes Institusi (RS / Klinik)
Mengalami kondisi kesehatan yang mengharuskan anggota keluarga menggunakan bantuan selang makan atau stomach tube (sering dikenal sebagai NGT - Nasogastric Tube) tentu bukanlah fase yang mudah. Alat medis ini dipasang untuk memastikan asupan nutrisi, cairan, atau obat-obatan tetap terpenuhi dengan baik ketika seseorang kehilangan kemampuan untuk makan atau menelan secara normal melalui mulut.
Saat dokter atau tenaga medis merekomendasikan pemasangan selang makan, wajar jika muncul pertanyaan di benak kamu, "Jenis selang mana yang paling baik, aman, dan nyaman untuk pasien?". Salah satu perbedaan utama pada stomach tube yang wajib kamu ketahui adalah bahan dasar pembuatnya: Silikon dan PVC.
Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan mendasar antara kedua bahan tersebut dalam bahasa yang mudah dipahami, supaya kamu memiliki gambaran yang jelas saat berdiskusi dengan dokter yang merawat.
Fungsi Utama Stomach Tube
Stomach tube adalah solusi medis krusial untuk memberikan dukungan nutrisi enteral atau pengobatan langsung ke dalam lambung. Pemasangan alat ini sering diindikasikan pada berbagai situasi klinis, seperti masa pemulihan pasca-operasi besar, pasien dengan gangguan saraf (stroke atau demensia) yang memengaruhi refleks menelan, atau kondisi kritis lainnya yang membuat asupan oral menjadi tidak aman karena berisiko tersedak (aspirasi).
Karena langsung terhubung ke organ dalam, proses pemasangan, evaluasi, dan perawatan selang makan harus selalu dilakukan atau diawasi secara ketat oleh perawat atau tenaga medis profesional.
Mengenal Bahan-bahan Stomach Tube
Jenis bahan baku yang digunakan pada stomach tube sangat memengaruhi tingkat kenyamanan pasien, durasi masa pakai, dan respons penerimaan jaringan tubuh. Di pasaran dan rumah sakit, terdapat dua bahan yang paling mendominasi, yaitu Polyvinyl Chloride (PVC) dan Silikon.
Berikut adalah karakteristik dasar keduanya:
Stomach Tube Berbahan PVC: Ini adalah jenis selang makan konvensional yang sudah sangat lama digunakan di fasilitas kesehatan. Ciri khas utamanya adalah material plastik polimer yang cenderung lebih kaku dan kurang lentur.
Stomach Tube Berbahan Silikon: Material medis silikon modern dikenal jauh lebih lembut, licin, dan fleksibel. Sifat fisiknya ini membuat selang silikon terasa jauh lebih nyaman dan minim trauma saat dimasukkan maupun saat terpasang lama di saluran napas dan pencernaan.
Perbandingan Utama Stomach Tube PVC vs Silikon
Agar kamu lebih mudah menimbang pilihan sebelum berdiskusi dengan dokter, berikut adalah rincian perbandingan antara selang makan berbahan PVC dan Silikon:
Tingkat Kelenturan (Tekstur): Selang PVC cenderung lebih kaku dan keras, sedangkan selang Silikon sangat lembut, lentur, dan mudah mengikuti lekuk anatomi tubuh.
Tingkat Kenyamanan Pasien: Selang PVC kurang nyaman jika digunakan terus-menerus karena bisa menyebabkan iritasi tenggorokan, sementara selang Silikon memberikan kenyamanan ekstra dan meminimalisir rasa mengganjal, terutama untuk pemakaian jangka panjang.
Durasi Pemakaian Maksimal: Selang PVC hanya direkomendasikan untuk perawatan jangka pendek (maksimal kurang dari 2 minggu). Sebaliknya, selang Silikon sangat aman untuk perawatan jangka menengah hingga panjang (biasanya 4 hingga 6 minggu, bahkan bisa lebih sesuai rekomendasi dokter).
Ketahanan Terhadap Asam Lambung: Selang PVC rentan mengeras, menjadi getas, dan berubah warna seiring berjalannya waktu akibat paparan cairan asam lambung. Di sisi lain, selang Silikon sangat tangguh dan tidak mudah rusak oleh asam lambung.
Tingkat Biokompatibilitas: Selang PVC memiliki standar biokompatibilitas dasar, sedangkan selang Silikon memiliki biokompatibilitas yang sangat baik sehingga risiko penolakan jaringan atau alergi jauh lebih rendah.
Estimasi Biaya Pengadaan: Selang PVC ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau dan ekonomis. Selang Silikon, karena kualitas materialnya yang premium, umumnya dibanderol dengan harga yang lebih mahal.
Kesimpulan
Baik stomach tube berbahan PVC maupun Silikon memiliki keunggulan dan perannya masing-masing dalam skenario medis. Selang PVC adalah solusi yang sangat efektif dan ekonomis untuk kebutuhan rawat inap jangka pendek. Sementara itu, selang Silikon adalah investasi kesehatan yang sangat sepadan jika pasien membutuhkan kenyamanan maksimal dan durasi pemasangan yang jauh lebih lama (seperti pasien home care).
Memilih bahan yang tepat adalah langkah krusial untuk memastikan perawatan gizi yang optimal tanpa mengorbankan kenyamanan pasien. Pastikan juga bahwa proses penggantian selang rutin selalu dilakukan oleh tenaga medis terlatih untuk mencegah komplikasi infeksi atau salah jalur pemasangan.
Blumenstein, I., Shastri, Y. M., & Stein, J. (2014). Gastroenteric tube feeding: techniques, problems and solutions. World Journal of Gastroenterology, 20(26), 8505β8524.
Pearce, C. B., & Duncan, H. D. (2002). Enteral feeding. Nasogastric, nasojejunal, percutaneous endoscopic gastrostomy, or jejunostomy: its indications and limitations. Postgraduate Medical Journal, 78(918), 198β204.
Best, C. (2019). Selection and management of commonly used enteral feeding tubes. Nursing Times, 115(3), 43-47.